Showing posts with label Tumbuh Kembang Anak. Show all posts
Showing posts with label Tumbuh Kembang Anak. Show all posts

Cara Mudah Mengatasi Anak Sulit Makan



Bermula dari banyaknya pertanyaan yang sama dan mirip di fan page "Dunia Aretha" seputar masalah anak sulit makan atau minum susu. Rasanya jari ini sudah sedikit lelah untuk mengetik hal yang sama. Dan untuk efisiensi akhirnya saya coba rangkum berbagai pertanyaan dan jawabannya disini.

Memang masalah "Anak susah makan atau minum susu" merupakan hal klise dan banyak orang mengalami, termasuk saya sendiri dengan dua anak yang tentunya masing-masing punya karakter berbeda dan unik. Meskipun masalah yang biasa, namun perlu ditangani serius karena makan memiliki tiga fungsi yang baik, yaitu pemenuhan kebutuhan gizi dan energi, edukasi dan entertainment.

Masing-masing anak perlu pendekatan berbeda tapi konsepnya sama, dan terbukti si adik yang awalnya sama sekali tidak mau minum susu formula (sampai 2 th lebih masih tetap ASI, padahal saya sendiri bekerja sehingga secara gizi perlu tambahan makanan / minuman yang lain) sekarang dengan lahap meminumnya bahkan memintanya, begitupun juga nafsu makannya menjadi lebih bagus. Sedangkan si kakak, meski nafsu makan tidak sebagus sang adik, tapi mengalami perkembangan yang signifikan.
Salah satu teknik andalan saya adalah menggunakan sugesti alam bawah sadar pada saat menjelang tidur, atau ada yang bilang Hypnosleep (biasanya dipelajari di Hypnoparenthing)

Berikut saya coba rangkum beberapa pertanyaan dan jawaban di page Dunia Aretha:


Mang Srie Adiez (May 26 at 2:53pm)
Bun,, baby saia baru 2bln,,tapi susah banget mau mimik asi kalau ga dibujuk digendong ga mau dia netek,,, trus saia udh coba kasi asi lewat dot,,cuman dia ga mau . .kira2 gimana ya bund caranya ngajarin baby pake dot ??biar mau . . .

Dunia Aretha - Jendela Informasi Buah Hati Kita(May 26 at 3:22pm)

Bunda ...saya pun mengalaminya. Coba telaten, dan pada saat mau tidur bunda bisa  mensugesti si kecil untuk minum pake botol, dengan diajak ngobrol sambil nina bobok.
-----
Dhyan Dwi Gmc (May 20 at 7:19pm)
bunda aq mo tanya,umur anakq 1 thn tpi ko mknny susah bgt setiap hr jdi g prnh mkn,susu formula jg g mau,cuma mi2 asi.gmna bunda solusinya??truz blm bisa jln.?


Dunia Aretha - Jendela Informasi Buah Hati Kita


Yg bunda Dyan alami sama persis adiknya Aretha, cara praktis yg saya lakukan adalah menggunakan hypnosleep (sugesti alam bawah sadar ketika si kecil dalam kondisi mau tidur), sambil terus dicoba memberikan susu formula dan makanan lain secara bertahap.
 ------

Dan berikut saya coba rangkum history percakapan di page Dunia Aretha dengan salah satu fan page:

Wizi Zapawi (March 21 at 9:50pm)
asslmu'alaikum bntu sy donk bun,sy pny ank umr 1,5thn ankny lki2.tp bun ank sy tdk mau mkn,mknan jnis appn it,
Dunia Aretha - Jendela Informasi Buah Hati Kita ( March 21 at 11:32pm)
Hmmmmm....saya paham..tentu bunda sangat kuatir ya..?
Apa sudah dicoba dikenalkan berbagai makanan secara bertahap bunda?
Secara bertahap itu artinya sesuai umurnya..pd saat 6 bulan...mulai ddilatih dengan yg halus-halus terlebih dahulu dan kemudian bertahap agak kasar dan seharusnya seusia 1.5 th sudah bisa dikenalkan makanan sama seperti yg ayah bundanya makan
Pada saat menyuapi, coba buat suasana semenyenangkan mungkin bagi anak, misal sambil jalan2 atau bermain.
Dan buat makaanan semenarik mungkin dengan nerbagai alternatif.
Bunda juga bisa menambahkan vitamin yg mengandung LYSINE untuk merangsang nafsu makan.
Bisa jadi pemicu anak bunda...masih tidak mau makan karena terlalu nyaman "nenen".
Coba sedikit demi sedikit kurangi "nenen"nya mulai di saat2 jam sibuknya anak bunda (misal siang hari.. ketika si kecil lebih sering bermain) dan kemudian bertahapa sama total tidak "nenen".
Pada saat meneyetop si kecil dari "nenen"...memang si kecil akan cenderung rewel, bunda tetep bisa tunjukkan ke si kecil kl bunda sayang sama si kecil meski si kecil tidak boleh "nenen". Contohnya..ganti saat2 si kecil nenen deng baca cerita atau memijat si kecil.
Untuk konsultasi gizi, alangkah baik kalo bunda ke dr gizi...jd selain tahu bagaimana menghadapi si kecil juga minta tips2 menyajikan makanan dng menarik. Cobaain ya bund...


Wizi Zapawi (March 21 at 10:19pm)
spy sy tdk kutir lg dgn knds ank sy yg dmn sy jd bingug.tlg bntu sy y bun,trmaksh...!!!

Dunia Aretha - Jendela Informasi Buah Hati Kita (March 21 at 11:38pm )
Nah...paralel dengan cara-cara seperti comment sy seblumnya... Bunda juga bisa mencoba cara unik tapi InsyaAllah kalo dilakukan dengan tekun dan benar cukup efektif y- dng HIPNO SLEEP.

Pada saat si kecil mau tidaur, di saat trance (antara fase sadar ke tertidur lelap) coba bunda bisikkan kata2 sugesti positif seperti ini "Mulai sekarang, dede ..... suka minum susu botol dan suka makan nasi dan sayuran".

        Atau dengan cara ini..
        http://artikel.duniaaretha.com/2011/07/sugesti-positif-untuk-alam-bawah-sadar.html


        Cobain ya bud... Semoga berhasil.

Wizi Zapawi (March 23 at 11:32am)
asslm'laikm bun,bun mau tny nich emgny g ad cra lain y bun slain HIPNO SLEEP.ank sy klu dbskkn kat2 dtlgay mlah bgun.

Dunia Aretha - Jendela Informasi Buah Hati Kita ( March 23 at 6:17pm)
Coba yang tanpa membangunkan bunda..
Sama seperti mau nina bobok dedek saja... Sambil nina bobok diberi sugesti positif. ˆ⌣ˆ
Wizi Zapawi (8 March 23 at 1:41 am)
ap prlu dpks bun klu ngsh mkny?sy smpi bgung bun mghdpi ank sy in,klu g mkn ank sy it msuk agin.tlg sy donk bun.

Dunia Aretha - Jendela Informasi Buah Hati Kita (March 23 at 6:06pm)
Coba..konsultasi ke dr gizi saja bund...
Biasanya mereka punya tips..yg lebih manjur dan mungkin akan dikasih resep.

Dan pastikan anak makan dengan senang hati (memaksa anak makan bukanlah jalan yang tepat bund...bahkan bisa jadi boomerang kelak).

Wizi Zapawi (April 8 at 3:36pm)
siag bund,sy mau ucpkn mksh ni,brkat nasht ibu ank sy skrg mau mkn!bu,ksh sran yg lain y untk ank2 kit.mksh y bu!

Dunia Aretha - Jendela Informasi Buah Hati Kita (April 8 at 4:01pm )

Si :D(y)º°˚ ˚°º Si :D(y)...
Sama2 bunda...itu semua juga berkat bunda yang telaten dan positif thinking serta selalu berusaha.
Apalah artinya sebuah saran kalu tidak ada yg melakukan.. Bukankah begitu? ˆ⌣ˆ

---------------
Ketika membaca postingan ibu Wizi Zapawi di page Dunia Aretha, sungguhlah lega..karena bisa berbagi tips yang sebenarnya sederhana dan semua ibu-ibu pasti bisa melakukannya. Hanya saja memang perlu ketelatenan, sabar dan juga kreatif.
Secara garis besar berikut tips mengatasi anak sulit makan:
  • Pertama siapkan mental ibu terlebih dahulu, bahwa masing-masing anak berbeda dan tidak ada masalah yang tidak terpecahkan. Sesulit apapun masalahnya pasti bisa terselasaikan, jadi siapkan mental dengan wadah super besar kesabaran dan kreatifitas dan tetap "positive thinking."
  • Untuk bayi, kenalkan makanan secara bertahap sesuai umurnya.
  • Buat makanan semenarik mungkin
  • Buat anak senyaman mungkin, kalau perlu diajak sambil bermain atau jalan-jalan.
  • Buat jadwal rutin kapan anak makan besar dan makan ringan, jadwal yang rutin akan memudahkan anak memprediksi apa yang harus dilakukan sehingga membuatnya lebih nyaman.
  • Buat anak-anak yang sulit makan, coba beri vitamin penambah nafsu makan yang mengandung LYSINE.
  • Apabila anak masih sulit makan dan terindikasi kurang gizi, cobalah minta bantuan ahli (dokter atau ahli gizi).
  • Paralel melakukan langkah-langkah di atas, coba beri sugesti anak di saat menjelang tidur menggunakan teknik Hypnosleep. Pada saat fase antara sadar dan lelap, ucapkan kata-kata sugesti positif (bisa sambil disentuh lembut telinganya), seperti : "Adik mulai besok suka makan nasi, sayur dan ikan". Lakukan berulang kali sampai anak tidur dan ulangi besoknya. Teknik ini juga bisa digunakan untuk masalah - masalah anak yang lain, seperti mengurangi kemarahan, dll.
Sesuatu yang sudah tertanam dalam alam bawah sadar akan lebih mudah dilakukan bahkan bisa dilakukan tanpa kita sadari. Jadi ingin anak makannya mudah, beri dia sugesti dan tanamkan ke alam bawah sadarnya bahwa "Dedek menyukai makan apapun, sayuran, buah, ikan, telur dan lainnya".

Selamat mencoba dan semoga berguna.


Salam,
Mama Aretha


Dunia Aretha
Cara Mudah Mengatasi Anak Sulit Makan Baca selengkapnya...

Si item, tempatku belajar EMPATI (Yukk biarkan anak-anak memelihara hewan kesayangannya)


Si item....
Yuk jangan ragu membiarkan anak bermain dengan hewan kesayangannya. Anak yang memelihara binatang memiliki kemampuan sosial yang lebih baik dan mampu mengembangkan sisi empati dan kemampuan pengasuhan pada diri anak.
  
Ya…itu panggilan kesayangan buat kucing liar yang selalu datang ke rumah untuk sekedar bercengkrama, bermain bola, bermain tali atau minta dielus-elus oleh tangan kecilku dan juga tentunya meminta makan. Apapun makanannya pasti si item lahap (hihi..kayak iklan minuman saja yak… :D).

Banyak orang yang bilang kalau kucing dengan warna bulu hitam semua itu kucing setan dan kalau dia melompati orang mati maka si orang mati tersebut bisa hidup lagi. Ihhhh sungguh sesuatu yang menakutkan ditelingaku yang masih anak-anak saat itu. Meski demikian, sayangku sama si item tidak terusik, tiap hari pasti aku selalu bermain bersama sampai suatu hari si item tidak kunjung datang. Insting anak kecilku mulai jalan, hatiku berdegup…ada rasa was-was yang tidak terkira.. “Ada apa dengan si item?”.

Kucoba cari tahu…tanya ke tentangga… sampai akhirnya kudengar kabar kalau si item mencuri gesek (ikan asin) dan dikejar-kejar sampai…. (hiks..hiks.. tak sanggup aku menuliskannya, ada yg bilang mati dan ada juga yang bilang dibuang ke tempat yang jauh).

Sungguh kabar yang sangat mengerikan dan membuat hatiku sedih. Tiap hari, sebelum tidur aku yang masih anak-anak kelas 2 SD selalu berdoa.. “Ya Allah semoga si item baik-baik saja dan selamat”. Doa itu yang selalu kuutarakan setiap malam, bukannya doa agar pintar tapi agar si item selamat. Buatku saat itu, tidak apa-apa tidak bisa bermain lagi dengan si item asalkan si item selamat.
----
Kalau dicoba flashback kisah yang masih sangat berkesan di hati ini,
“Apa sih hebatnya si item, kucing liar yang tidak bertuan sampai-sampai membuat hati anak kecil tersentuh dan berdoa siang malam untuk keselamatannya?”

Yang hebat disini bukanlah kucingnya tapi proses dimana anak kecil tersebut (yang saya lakoni sendiri ) belajar untuk untuk mengekspresikan kasih sayang, belajar berbagi, memahami apa yang dirasakan si hewan dan juga arti tanggung jawab.

Misalkan ketika hewan peliharaan lapar maka harus diberi makan, ketika hewan peliharaan bosan, maka harus diajak bermain. Memang memelihara hewan secara tidak langsung melatih anak untuk belajar empati. Dikutip dari kompas.com (10 Jul 2010), studi di Inggris menunjukkan, anak yang memelihara binatang memiliki kemampuan sosial yang lebih baik. Sedangkan periset dari New Mexico menyimpulkan, memelihara binatang mampu mengembangkan sisi empati dan kemampuan pengasuhan pada diri anak.

Menurut WikipidiA, Empati (dari Bahasa Yunani εμπάθεια yang berarti "ketertarikan fisik") didefinisikan sebagai respons afektif dan kognitif yang kompleks pada distres emosional orang lain. Empati termasuk kemampuan untuk merasakan keadaan emosional orang lain, merasa simpatik dan mencoba menyelesaikan masalah, dan mengambil perspektif orang lain.

Empati bisa juga didefinisikan sebagai kemampuan dengan berbagai definisi yang berbeda yang mencakup spektrum yang luas, berkisar pada orang lain yang menciptakan keinginan untuk menolong, mengalami emosi yang serupa dengan emosi orang lain, mengetahui apa yang orang lain rasakan dan pikirkan, mengaburkan garis antara diri dan orang lain.

Dengan empati anak akan lebih mudah bergaul dengan orang lain, lebih mudah diterima oleh lingkungan sekitar sehingga anak pun merasa diterima dan menjadi lebih percaya diri. Empati juga salah satu unsur yang menyumbang di Kecerdasan Emosi atau yang disebut dengan EQ (bahasa Inggris: emotional quotient) yaitu kemampuan seseorang untuk menerima, menilai, mengelola, serta mengontrol emosi dirinya dan oranglain di sekitarnya. Dalam hal ini, emosi mengacu pada perasaan terhadap informasi akan suatu hubungan. Sedangkan, kecerdasan (intelijen) mengacu pada kapasitas untuk memberikan alasan yang valid akan suatu hubungan. Kecerdasan emosional (EQ) belakangan ini dinilai tidak kalah penting dengan kecerdasan intelektual (IQ). Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kecerdasan emosional dua kali lebih penting daripada kecerdasan intelektual dalam memberikan kontribusi terhadap kesuksesan seseorang.
Menurut Howard Gardner (1983) terdapat lima pokok utama dari kecerdasan emosional seseorang, yakni mampu menyadari dan mengelola emosi diri sendiri, memiliki kepekaan terhadap emosi orang lain (empati), mampu merespon dan bernegosiasi dengan orang lain secara emosional, serta dapat menggunakan emosi sebagai alat untuk memotivasi diri.

Jadi… Empati sebagai penyumbang IQ dan empati dapat dilatih sejak dini, salah satu caranya dengan memelihara binatang atau bisa juga dengan memelihara tanaman.
Saat ini boleh dibilang Indonesia krisis dengan orang-orang yang punya empati tinggi, tengok saja lalu lintas dimana setiap kendaraan ingin berebut sendiri mencari jalannya tanpa menghiraukan kendaraan yang lain dan rambu-rambu yang ada, mobil-mobil mewah yang tetap minum premium dan juga tingkah laku para politikus kita.

Sungguh sesutau yang membuat prihatin, yang bisa kita lalukan…”mulailah menjadi pribadi yang empati dari diri sendiri, keluarga dan anak-anak kita yang kelak akan jadi pemimpin negeri ini”
Yuk.. jangan ragu membiarkan anak memelihara hewan kesayangannya dan tentu saja tetap dalam pengawasan (apabila masih balita). Dengan memelihara hewan kesayangan anak akan belajar empati dan tumbuh menjadi pribadi yang menyenangkan dan juga sukses.
Terima kasihku buat si item yang telah mengajariku lebih memahami orang lain terlebih dahulu sebelum mereka memahamiku.

Salam,
Mama Aretha

Dunia Aretha
Si item, tempatku belajar EMPATI (Yukk biarkan anak-anak memelihara hewan kesayangannya) Baca selengkapnya...

Yuk..Kenalkan Si Kecil Arti "Hari Kartini dan Emansipasi Wanita"

Ibu kita Kartini
Pendekar bangsa
Pendekar kaumnya
Untuk merdeka

....dst...

Wahai ibu kita Kartini
Putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya
Bagi Indonesia


Siapa tak kenal lagu tersebut?
Lagu yang memang didedikasikan untuk "Kartini" sebagai pahlawan wanita.


Kartini-kartini HEBAT

Hari ini tepat tgl 21 April 2012, dimana kita memperingati hari

"Kartini". Tanpa Kartini, mungkin saya sebagai wanita masih belum bebas meraih cita-cita merengkuh mimipi. Kartini sering diidentikkan dengan  emansipasi wanita, ada yang menyikapiya dengan bijak dan mungkin ada yang kebablasan.

Tulisan tentang "apa dan bagaimana" emansipasi wanita sudah banyak. Saat ini saya ingin berbagi bagaimana mengajarkan si kecil arti hari kartini dan tentunya dengan embel-embelnya "emansipasi wanita".

Pagi tadi saya coba tanya ke "kakak" yang baru TK A,  "Kak..hari ini hari apa?" si kakak dengan spontan menjawab..
"Iiiih mama, masak gak tahu sih..sekarang kan hari Sabtu."
"O iya..ya.., nah sekarang kan tgl 21 April, tahu ngak diperingati sebaggi hari apa?"
Kakak menjawab, "Nggak.."
"Hari ini hari Kartini kak, tahu ngak Kartini itu siapa?"
si kakak menjawab..."Pahlawan wanita Nasional"... dst percakapan  dilanjut tentang bagaimana sepak terjang Kartini dan diakhiri dengan menyanyi bersama lagu "Ibu Kita Kartini" dan "Indonesia Raya".. (lho..kok...ada Indonesia Raya segala, pokoknya suasana berubah menjadi penuh semangat tuh..)
Pointnya siapa yang akan memberitahu si kecil akan pahlawan kita kalau bukan dari rumah.

Berikut beberapa tips untuk memperkenalkan si kecil akan arti  "Hari Kartin dan Emansipasi Wanita".


  • Dimulai dengan cerita tentang siapa "Kartini", bisa dikemas sebagai salah satu dongeng menjelang tidur atau cerita di saat-saat santai.

  • Lakukan dengan penuh keceriaan dan si kecil pasti akan menyukainya diselingi dengan hikmahnya.

  • Bisa juga ceritakan tentang pengalaman kita sebagai orang tua dalam memperingati hari Kartini (misal kalo jam dulu, pada saat hari Kartini kita diwajibkan memakai kebaya).

  • Ajak si kecil menghadiri beberapa peringatan hari Kartini.

  • Setelah tahu siapa Kartini, ajarkan apa arti "emansipasi wanita", tentunya dengan bahasa yang sederhana dengan cara memberikan contoh nyata. Misal.. beri contoh ke si kecil akan peran yang berbeda antara "papa" dan "mama" tapi tetap saling membantu dan melengkapi. Meski tentunya si kecil belum tahu perrsis "apa itu emansipasi" tapi diharap dengan contoh-contoh nyata dan adanya peran-pera yang berbeda antara wanita dan lelaki. Kelak si kecil bisa menyikapinya "emansipasi" dengan bijaksana.

  • Beri contoh nyata ke si kecil akan arti emasipasipasi wanita, misal dengan tetap belajar atau sekolah, tetap berkreasi dan menghasilkan sesuatu yang produktif tapi tetap meghormati suami dan tetap menjadi ibu yang baik bagi anak-anak.

  • Ceritakan tentang kisah-kisah wanita dunia dan Indonesia seperti Mother Theresia, Cut Nyak Dhien, Cut Meutia, Ibu Habibi, dll. Sehingga si kecil bisa terisnpirasi dari sepak terjang mereka.

  • Ajari si kecil lagu Kartini sehingga si kecil bisa lebih mengenal dan kata Kartini terekan di benaknya.

Dengan memperkenalkan si kecil akan siapa "Kartini" dan arti emansipasi wanita (terutama buat anak perempuan), berharap si kecil akan lebih memahaminya dan kelak dapat menyikapi arti emansipasi dengan bijaksana.

Selamat Hari Kartini

Salam,
BY



Post article here ...
Dunia Aretha
Yuk..Kenalkan Si Kecil Arti "Hari Kartini dan Emansipasi Wanita" Baca selengkapnya...

Mau Anak Sukses? Yuk ajarkan sifat proaktif sejak dini..

Hai  Super Moms… Super Dads…

"Sukses"

Semua orang pasti ingin sukses dengan berbagai definisinya, baik sukses menurut versi sendiri atau versi orang lain. Begitupun saya pribadi dan saya sebagai ibu, pastinya ingin agar si kecil kelak menjadi anak yang sukses.

Presiden RI Indonesia


Kalau kita melihat sejarah, tokoh tokoh yang sukses mereka mempunyai kesamaan sifat, yaitu "Proaktif". Contohnya Presiden Pertama kita, Soekarno dengan contoh sifat proaktif yang paling saya sukai adalah ketika beliau dengan inisiatif dan penuh kesadaran dan menjadikannya sebagai tanggung jawabnya menyatakan "Indonesia Merdeka" pada tgl 17 Agustus 1945 di saat dalam status quo. sungguh keputusan yang sangat tepat.

Presiden kedua kita, Soeaharto pun punya sifat yang sama. Salah satu buktinya adalah ketika beliau menangani Surat Perintah 11 Maret, yang akhirya menggiring beliau menjadi Presiden ke-2 RI. Di luar kekurangan beliau, sebenarnya banyak sekali program-program yang sangat membangun dan ekonomi kita berkembang pesat. Dan saya yakin presiden-presiden berikutnya pun memiliki sifat "Proaktif", BJ. Habibi dengan kepintarannya, Gus Dur dengan keunikannya yang disertai sifat proaktif, humanis dan tauladan, dan selajutnya Megawati dan Susilo bambang Yudhoyono silakan dipikir sendiri.
Kemabali ke leptop si unyil (upppps... maksudnya ke topik...)

Jadi mau anak sukses? ... Yuk ajarkan sifat proaktif sejak dini.

Pertama mungki kita perlu menyamakan persepsi dulu. Apa sih "proaktif" ? Yap…proaktif identik dengan inisiatif dan bertindak.
Menurut Wikipediak kepribadian proaktif adalah sikap yang cenderung oportunis, berinisiatif, berani bertindak, dan tekun hingga berhasil mencapai perubahan yang berarti. Pribadi proaktif menciptakan perubahan positif daalam lingkungan tanpa memedulikan batasan atau halangan.


13346905711835576494
Daffa Adli mengembalikan buku

Adakalanya anak kita dilahirkan memang dengan sifat yang proaktif, hal ini saya rasakan dengan si kecil “Daffa” meskipun umurnya waktu itu belum genap 1 th, tapi sudah menunjukkan sifat-sifat proaktifnya, misal mengambil lap pel (meski belum bisa jalan) ketika ada air yang tumpah, mengambilkan kunci mobil papanya ketika tahu akan jalan-jalan. Berbeda dengan kakaknya yang memang kemampuan intrapersonalnya paling rendah dibandingkan kemampuan yang lain sehingga sering bersifat reaktif dan menunggu melakukan sesuatu ketika diminta. Ingat...sifat itu bisa dibentuk jadi bentuklah sejak dini.

Proaktif, menurut Stephen R. Covey adalah kebiasaan pertama dari tujuh kebiasaan yang efektif yaitu “Be Proaktif”. Pada dasarnya manusia bertindak karena adanya stimulus. Orang yang “reaktif” cenderung akan langsung merespon stimulus tsb. Sedangkan orang proaktif akan befikir sejenak tindakan apa yang akan dilakukan unuk merespon stimulusnya. Perilaku yang diambil adalah fungsi dari keputusan yang diambil bukan akibat dari kondisi kita.

Proaktif identik dengan tindakan tersebut dibawah ini:


  • Mengambil inisiatif

  • Bertindak

  • Mendengarkan bahasa kita

  • Focus kepada apa yang bisa dirubah

  • Membuat dan memenuhi komitmen baik pada diri sendir atau orang lain

Berikut tips-tips praktis untuk melatih si kecil sifat proaktif.

  • Mulailah dengan diri sendiri untuk menjadi pribadi yang “proaktif”. Ingat …”Anak kecil adalah peniru yang ulung”, jadi cara yang paling efektif mengajarkan sifat proaktif adalah dengan member contoh dan jadi panutan anak tercinta).
  • Mulailah dengan menggunakan bahasa yang postif dan proaktif. Ajarkan ke anak dengan bahsa-bahasa proaktif bukan bahasa reaktif.

          Misal:
          Bahasa reaktif         Bahasa proaktif
          Saya tidak bisa…      Saya memilih….
          Saya harus ….          Saya lebih suka…
          Seandainya saja ….  Saya akan …., dll


  • Beri alernatif-alternatif ke anak dan latih dia untuk memilih. Hanya saja batasi alternative tidak lebih daru dua, hal ini untuk memudahkan anak memilih. Dengan memilih anak merasa dilibatkan dan juga akan terbisa bertanggung jawab akan pilihannya.
  • Apabila si kecil menolak melakukan sesuatu. Misal menolak makan, alaih-aling memarahi anak dan menyuruh “Harus makan” usahakan kasih alternatif makanan apa yang ingin dia makan. Contoh lain apabila si kecil minta sesuatu yang dilarang, alih –alih mengatakan “Tidak boleh”… diganti dengan pilihan “Boleh…main ini…. Atau main itu….ya..?”
  • Setiap kali si kecil merasa ingin marah atau menangis, jarai si kecil berdiam sejenak dan tarik nafas . Apapun responnya yang akan dilakukan si kecil (misal tetap marah atau tetap menangis), s kecil sudah sadar apa yang akan dipilih.
  • Selalu sebut si kecil dengan panggilan-panggilan yang positif.
  • Beri reward atau hadiah ketika si kecil berhasil melakukan tindakan proaktif. Ingat hadiah akan lebih efektif sebagai penguat ketimbang hukuman.


Itu sekedar tips dari saya, silakan di coba dan petik hasilnya.

Salam,
Mama Aretha


Dunia Aretha
Mau Anak Sukses? Yuk ajarkan sifat proaktif sejak dini.. Baca selengkapnya...

Si Kecil Suka Bermain Kotor? Siapa Takut?

bermain pasirSi kecil suka bermain kotor? Bermain lumpur? Bermain pasir? Dunia anak-anak adalah dunia bermain dan sesuatu yang kotor biasanya akan menarik perhatian anak.

Bermain kotor  selain mengasyikkan juga mempunyai banyak manfaat. Berikut Dunia Aretha coba merangkum dari berbagai sumber manfaat berkotor-kotor ria..^_^

Meningkatkan kekebalan tubuh
Tidak perlu panik dan khawatir akan kesehatan si kecil. Memang kotor seringkali identik dengan penyakit, namun bukan berarti bermain kotor itu berbahaya. Justru dengan bermain kotor akan meningkatkan kekebalan tubuh anak.

Menurut penelitian para ahli, anak justru sesekali perlu kotor karena jika terlalu bersih, kemampuan kulit anak untuk menyembuhkan diri justru terganggu atau rusak.

Graham Rook, seorang profesor imunologi pada University College London telah mempublikasikan hasil penelitiannya mengenai hubungan antara eksposure tubuh pada mikroba dan perkembangan alergi dimana Mycobacterium vaccae adalah jenis bakteri yang terdapat di tanah yang secara digunakan sebagai basis pengobatan untuk kondisi alergi seperti asma.

Rook percaya justru karena faktor ‘terlalu bersih dan higenis’ menyebabkan penyakit seperti asma, eksema, hay fever, bahkan penyakit ‘autoimmune’ seperti tipe penyakit diabetes T1 dan radang usus.
Respon tubuh untuk penyakit yang menyebabkan inflamasi diatur oleh sistem  kekebalan tubuh. Ini  membutuhkan eksposure pada berbagai bakteri dan mikroba yang tidak berbahaya di masa-masa pertumbuhan awal anak-anak dengan tujuan agar bisa merespon secara efektif penyakit yang sesungguhnya kelak. (http://www.medicalnewstoday.com/releases/66838.php)

Sebagai sarana belajar tekstur dan melatih motorik.
Seseuatu yang kotor biasanya bertekstur dari yang halus sampai yang kasar. Dengan bermain kotor, anak akan belajar tekstur-tektur tersebut.

Anak biasanya suka bermain dengan bahan “messy’ seperti  lumpur, pasir, tanah liat, cat, crayon dan play dough.

Menurut Patricia Hughes, dalam Benefits of Messy Play, mengatakan bahwa saat anak bermain menggunakan bahan messy, maka berbagai kemampuan anak akan terangsang. Motorik halus anak akan terangsang saat tangan merasakan tekstur halus atau kasar, atau saat jari-jari menggenggam, meremas, menjepit, atau menggenggam alat main. Selain itu, koordinasi mata dan tangan anak semakin terlatih. Aktivitas main tersebeut semakin memperkuat dan melentutkan otot-otot tangan dan jemari anak.

Menumbuhkan kreativitas anak lewat imajinasi.

Permainan kotor biasanya penuh dengan warna, tesktur dan bentuk. Hal ini menarik buat anak, mereka akan berimajinasi dan dengan berimajinasi anak semakin kreatif.

Aretha sangat suka main pasir dan pasar-pasaran, pada saat main Aretha akan berimajinasi tentang berbagai hal, penjual dan sekaligus pembeli. Membuat es krim dari pasir.

Begitupun Daffa, adiknya Aretha, tidak mau kalah pada saat bermain pasir. Apapun yang ada disitu bisa dijadikan maianan.

Anak Belajar Mencintai Lingkungan

Bermain kotor selain identik dengan sesuatu yang “messy” juga biasanya identik dengan bermain di luar  rumah (di alam) atau dengan binatang. Dengan bermain di alam dan dengan binatang, anak akan belajar mencintai lingkungan.

Nah..bund…ternyata banyak juga ya…manfaat anak bermain kotor. Nah..berikut tips agar moment bermain kotor anak tetap aman dan bermanfaat :
  1. Awasi dan dampingi anak pada saat bermain kotor (terutama untuk usia batita) sehingga anak terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan (missal: memasukkan mainan ke dalam mulut). Akan lebih baik lagi kalau bunda bisa bermain bersama-sama. Dengan bermain bersama, selain bisa mengawasi si kecil juga semakin menumbuhkan kedekatan emosi bunda dengan si kecil.
  2. Arahkan ke permainan yang bermakna. Coba arahkan hobi anak bermain kotor ke hal-hal yang lebih berguna seperti berkebun, member makan ternak, memelihara hewan peliharaan, mencuci mobil dan lain-lain. Selain anak senang bunda pun dapat manfaatnya. Anak juga sekaligus belajar membantu orang tua.
  3. Sediakan baju khusus untuk bermain. Ketika bermain kotor, bisa dipastikan baju anak akan kotor. Kalau bunda tidak mau repot dan sayang baju bagus anak menjadi kotor, bunda bisa menyediakan baju khusus bermain.
  4. Bantu si kecil bersih bersih dan cuci tangan setelah bermain. Setelah selesai bermain, pastikan si kecil cuci tangan dan bersih bersih badan, sebelumnya bunda bisa ajak si keceli untuk ikut membereskan mainan, lakukan dengan riang (misal sambil bernyanyi-nyanyi atau lomba). Banyak hal yang akan dipelajari antara lain rasa tanggung jawab, klasifikasi benda, melatih kemandirian dan lain-lain.
Oke Bundanesia….siap bermain kotor dengan si kecil?



Dunia Aretha



Telah dibaca :

Visitors


Si Kecil Suka Bermain Kotor? Siapa Takut? Baca selengkapnya...

Sugesti Positif Untuk Alam Bawah Sadar Si Kecil

Hi Moms...gimana kabar si Kecil hari ini..?? Pasti seru ya tiap hari menemani aktivitasnya dan tentunya seringkali kita surprise melihat kecerdasan si Kecil bertambah dengan sesuatu yang baru. Tumbuh kembang anak tentunya harus diimbangi dengan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan yang optimal. Seringkali Ayah Bunda mengeluh tentang si Kecil yang susah sekali makan. Pemilihan menu yang bervariasi merupakan salah satu tips untuk membuat si Kecil ketagihan dengan masakan sang Bunda. Lama-lama sang Bunda bakalan jadi Master Chef lho buat si Kecil..:) Selain itu, suasana yang mendukung juga bisa dijadikan salah satu kunci positif agar si Kecil makan dengan lahap. Makan bersama keluarga, bareng sama teman-teman atau sambil bermain di taman bisa jadi pilihan untuk membngkitkan mood si Kecil dalam prosesi makannya. Tapi kadang meski usaha-usaha tersebut sudah dilakukan, masih ada saja keluhan tentang si Kecil yang susah makan. Kira-kira ada alternatif laiinya nggak ya..?? 
Nah, Mama Aretha coba ulas mengenai metode lain untuk mensugesti si Kecil secara psikologis, yaitu dengan terapi alam bawah sadar atau hipnosis.
Metode hipnosis bisa dilakukan secara sederhana oleh setiap orang tua. Kalimat sugesti positif seperti: "Mulai sekarang adik (sebut namanya) doyan segala jenis makanan yang menyehatkan..." dapat diberikan saat anak sudah tidur. Saat si Kecil sedang dalam fase trance antara tidur sampai nyenyak (deep sleep).

Dengan demikian, orangtua tidak perlu khusus belajar menghipnosis atau ikut kursus berjam-jam untuk memberi sugesti pada anaknya. Sugesti-sugesti itu biasanya diberikan secara berulang, misalnya sebanyak tiga kali. Berikan dengan bahasa yang jelas, kalimat positif, seperti sudah terjadi, dan dengan sentuhan emosional.

Bahasa yang jelas maksudnya spesifik dan sesuai keinginan. Contohnya, orangtua ingin anak mau makan sayur, katakan saja demikian. Sementara yang dimaksud dengan kalimat positif adalah sama sekali tidak ada kata "TIDAK" atau "JANGAN". Hindari katakan TIDAK LUPA, tapi gantilah dengan kata INGAT.

Selanjutnya sugesti juga harus diberikan seolah-olah sudah terjadi. Kata "akan" atau "besok" sebaiknya tidak digunakan. Kata besok, saat Anda mengucap sugesti yang sama, otak akan merespons bahwa itu masih besok kejadiannya. Artinya, tidak bakal terjadi. Tekanan-tekanan irama yang fungsinya memperkuat secara emosi juga perlu diberikan.

Berikut langkah-langkah hipnosis yang layak Anda coba :
1. Saat anak tidur nyenyak, goyangkan kepala anak dari kiri dan kanan perlahan saja. Jangan sampai anak terbangun.

2. Setelah anak bereaksi dengan mengerjap-ngerjapkan matanya, elus sedikit dahinya dan bisikkan kalimat sugesti yang ingin Anda masukkan. Kalimat disusun dalam bentuk sederhana dan dimengerti anak. Ingat, gunakan kata-kata positif.

3. Jika anak bereaksi dengan memberikan anggukan, berarti sugesti Anda sudah masuk dan instruksi dimengerti anak.

4. Jika tak ada reaksi, ulangi esok harinya. Paling tidak dalam dua tiga kali percobaan, salah satunya akan diterima pikiran bawah sadar anak.

Semua hal yang kita lakukan tentunya merupakan sebuah usaha yang positif, coba lakukan dengan sabar dan sentuhan emosional. Masukkan juga harapan dan doa kita untuk masa depan buah hati kita. Sikap positif dari Ayah dan Bunda tentunya akan menjadi panutan dan suri tauladan buat si Kecil.

Ok Mom..! Siap mengantarkan si Kecil terbuai jauh ke dalam alam mimpinya..?? Jadikan mimpi-mimpi indah si Kecil menjadi kenyataan yang bisa diraihnya kelak dewasa nanti..^_^





Telah dibaca :

Good Counter


Sugesti Positif Untuk Alam Bawah Sadar Si Kecil Baca selengkapnya...

Memilih Mainan Edukatif Untuk Si Kecil

Mainan edukatif untuk anak-anak.   
Setiap orang tua tentunya bangga punya anak yang aktif dan kreatif. Seiring perkembangan jaman, berbagai jenis mainan anak pada masa Ayah Bunda kecil sudah mulai tergeser dengan permainan yang modern. Karena orang tua ingin yang terbaik bagi anaknya, mainan yang diberi label 'mainan edukatif" atau "mainan kreativitas' sangat mungkin dibeli lebih mudah daripada yang lain. 

Tapi, apa sih maksudnya mainan anak yang yang mendidik itu? 
Hmm..sebenarnya tidak ada definisi definisi baku untuk "mainan edukatif". Pada dasranya mainan edukatif adalah mainan yang membantu anak belajar sesuatu yang baik, sesuatu yang akan membantunya di masa depan. Dunia anak adalah dunia bermain. Bermain adalah kegiatan yang paling penting dari setiap anak. Belajar melalui bermain adalah sebuah hal yang nyata, yang dapat dan dilakukan tanpa sadar setiap kali anak Anda bermain. Namun orang tua harus mengontrol setiap aktivitas si Kecil sehingga tetap pada arah pendidikan. 
Orang tua perlu juga waspada dan selektif. Ada juga mainan yang tidak mengarah untuk pendidikan seperti misalnya senjata pistol-pistolan anak-anak dan mainan lainnya yang entah bagaimana cenderung memicu kekerasan dan perilaku buruk lainnya sehingga tidak dianjurkan. Anda harus menghindari mainan tersebut. Meskipun mainan ini bisa menjadi sumber yang baik yang menyenangkan untuk anak-anak, pada jangka panjang akan berefek kurang bagus untuk perkembangan secara psikologis.

Bagaimana efek mainan anak yang edukatif.
Seperti yang telah disampaikan di atas, bermain adalah aktivitas utama anak. Selama bermain, anak belajar banyak hal baru. Mainan dan permainan harus diintegrasikan ke dalam bermain untuk menjadikan aktivitas yang sinergi. Mainan apapun bisa dijadikan media dan sarana untuk pendidikan, asalkan tidak mengembangkan perilaku buruk. Sebuah mainan harus digunakan sebagai media pendidikan bagi anak.
Untuk lebih jelas tentang bagaimana mainan edukasi untuk anak-anak kita bisa ambil satu contoh : Petak Umpet.

Mari kita lihat di Petak Umpet (Hide and Seek). Bunda ingat permainan ini, kan? Dapatkah Ayah Bunda ingat permainan ini, kan? Dapatkah Ayah Bunda ingat permainan ini, kan? Dapatkah Ayah Bunda ingat permainan ini, kan? Dapatkah Ayah Bunda ingat permainan ini, kan? Dapatkah Ayah Bunda ingat aturannya? Ok..kita coba lihat aturan mainnya dan di mana sih sisi edukasi yang bisa diterapkan.?

Aturan pertama adalah bahwa setiap pemain harus mematuhi aturan. Yup..sangat jelas, tetapi jika pemain tidak mengikuti aturan, apa coba yang akan terjadi? Setiap anak harus mempelajari dan menaati aturan, atau mereka tidak diizinkan untuk ikut bermain. Bagian pendidikan ini adalah bahwa anak belajar untuk menerima kenyataan bahwa ia tidak dapat melakukan segalanya yang dia inginkan, bahwa ada beberapa batasan dan ia harus mengikutinya.

Salah satu dari anak-anak dalam kelompok dipilih untuk menghitung sampai 100 di pohon (ini membantu anak-anak belajar angka-angka dengan cara yang menyenangkan, tidak seperti di sekolah), tanpa mengintip (ini dididik untuk digunakan anak bermain adil di semua bidang kehidupan). Sementara itu, anak yang lain harus menemukan tempat persembunyian yang baik, salah satu yang baik sulit untuk ditemukan dan dekat dengan sang pohon. Hal ini merangsang anak untuk berpikir cepat untuk solusi terbaik untuk tugas yang diberikan.

Setelah ia selesai menghitung sampai 100, anak mengatakan "Siap atau tidak, aku datang" dan kemudian ia harus mencari pemain lain. Ia harus sangat berhati-hati. Begitu ia menemukan pemain bersembunyi, ia harus lari kembali ke pohon dan meneriakkan namanya. Ia harus waspada sehingga ia dapat mendengar suara apapun yang mungkin mengindikasikan posisi pemain lain.
Para pemain yang sudah melihat tidak boleh mengatakan di mana yang lainnya bersembunyi. Hal ini juga mendidik anak-anak untuk bersikap fair play (sportif).

Bunda tidak akan pernah berpikir bahwa petak umpet, salah satu permainan yang paling umum pada anak-anak, bisa begitu edukatif, kan? Ya, itu adalah permainan sangat mendidik. Dan itu bukan satu-satunya. Pilih semua permainan yang Bunda sukai ketika Anda masih anak-anak, dan menganalisis aturan, seperti di atas. Pasti Anda akan kagum.

Permainan petak umpet berorientasi terutama terhadap pengembangan fair play dan keterampilan fisik.
Contoh lain dari permainan edukatif untuk anak yang membantu mengembangkan keterampilan lebih modern : Monopoli.

Permainan ini memperkenalkan anak Anda ke dalam dasar-dasar kehidupan bisnis modern. Mendapatkan properti nilai tinggi, negosiasi, pajak. Yup! Permainan ini mendidik anak Anda untuk menjadi pebisnis terbesar di Ibukota. Monopoli memiliki aturan yang lebih kompleks dan membutuhkan konsentrasi yang lebih besar. Jargon tertentu dan nama-nama yang berarti banyak bagi pengusaha membuat anak Anda lebih dekat dunia bisnis.
Mainan merupakan salah satu media untuk pembelajaran buat si Kecil. Memahami bagaimana sesuatu bekerja merupakan akibat langsung dari pemecahan masalah dengan mainan seperti "Mengapa ini cocok di sana?", "Apakah cocok di sini?", "Seberapa besar itu?". Mainan membantu anak Anda belajar untuk mengambil, menarik, mendorong, menyinkronkan gerakan kepala dengan tangan.

Bermain dengan berbagai mainan anak yang edukatif membantu anak mengembangkan imajinasinya, memahami bahwa objek yang berbeda memiliki kegunaan yang berbeda, dan belajar bagaimana untuk menggabungkan mereka untuk membuat objek menarik lainnya.
Let's have fun with educational toys...^_^




Telah dibaca :
Free Counter
Memilih Mainan Edukatif Untuk Si Kecil Baca selengkapnya...

Tahapan Perkembangan Kehamilan

Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya. Dalam kehamilan dapat terjadi banyak gestasi (misalnya, dalam kasus kembar, atau triplet).

Latar Belakang
Kehamilan manusia terjadi selama 40 minggu antara waktu menstruasi terakhir dan kelahiran (38 minggu dari pembuahan). Istilah medis untuk wanita hamil adalah gravida, sedangkan manusia di dalamnya disebut embrio (minggu-minggu awal) dan kemudian janin (sampai kelahiran). Seorang wanita yang hamil untuk pertama kalinya disebut primigravida atau gravida 1. Seorang wanita yang belum pernah hamil dikenal sebagai gravida 0.

Dalam banyak masyarakat definisi medis dan legal kehamilan manusia dibagi menjadi tiga periode triwulan, sebagai cara memudahkan tahap berbeda dari perkembangan janin. Triwulan pertama membawa risiko tertinggi keguguran (kematian alami embrio atau janin), sedangkan pada masa triwulan ke-2 perkembangan janin dapat dimonitor dan didiagnosa. Triwulan ke-3 menandakan awal ‘viabilitas‘, yang berarti janin dapat tetap hidup bila terjadi kelahiran awal alami atau kelahiran dipaksakan.

Karena kemungkinan viabilitas janin yang telah berkembang, definisi budaya dan legal dari hidup seringkali menganggap janin dalam triwulan ke-3 adalah sebuah pribadi. Kehamilan manusia terjadi selama 40 minggu antara waktu menstruasi terakhir dan kelahiran (38 minggu dari pembuahan). Istilah medis untuk wanita hamil adalah gravida, sedangkan manusia di dalamnya disebut embrio (minggu-minggu awal) dan kemudian janin (sampai kelahiran). Seorang wanita yang hamil untuk pertama kalinya disebut primigravida atau gravida 1: seorang wanita yang belum pernah hamil dikenal sebagai gravida 0.

Dalam banyak masyarakat definisi medis dan legal kehamilan manusia dibagi menjadi tiga periode triwulan, sebagai cara memudahkan tahap berbeda dari perkembangan janin. Triwulan pertama membawa risiko tertinggi keguguran (kematian alami embrio atau janin), sedangkan pada masa triwulan ke-2 perkembangan janin dapat dimonitor dan didiagnosa. Triwulan ke-3 menandakan awal ‘viabilitas‘, yang berarti janin dapat tetap hidup bila terjadi kelahiran awal alami atau kelahiran dipaksakan.

Karena kemungkinan viabilitas janin yang telah berkembang, definisi budaya dan legal dari hidup seringkali menganggap janin dalam triwulan ke-3 adalah sebuah pribadi hidup yang baru.



Masa Kehamilan

Triwulan I
Minggu Ke-1
  • Calon Ibu
Idealnya calon ibu berada dalam kondisi sehat optimal. Kebiasaan seperti merokok, minum beralkohol dan obat-obatan yang tidak perlu sudah seharusnya dihentikan pada masa ini. Suhu tubuh basal akan sedikit meningkat pada masa ovulasi dan berkisar antara 36,6 C dan berangsur – angsur akan meningkat. Konsultasi genetik bisa dilakukan dengan dokter kandungan untuk mengetahui apakah adanya riwayat penyakit menurun dalam keluarga seperti hemofili, fibrosis kistik atau berbeda tipe golongan darah Rhesus.

Minggu Ke-2
  • Calon Ibu
Masa fertilisasi atau pembuahan dimana berjuta-juta sperma pasangan akan masuk ke vagina dan mencapai tuba falopi. Beberapa ratus sperma akan menuju sel telur sambil mengeluarkan enzim yang membuat salah satu sperma berhasil menembus lapisan pelindung sel telur yang matang. Pada saat ini terjadi perubahan kimiawi yang mencegah sperma lain memasuki sel telur. Tubuh sperma yang berhasil masuk sel telur akan terurai dan inti sel yang membawa kode genetik akan menyatu dengan kode genetik sel telur yang telah dibuahi.
  • Janin Bayi
Jenis kelamin bayi pada masa ini ditentukan oleh 46 kromosom yang menyusun karakteristik genetik-nya. Sel sperma dan sel telur membawa kode genetiknya masing-masing. Sel telur hanya memiliki kromosom X, namun sel sperma membawa kromosom X atau Y. Bila sperma yang membuahi sel telur membawa kromosom X maka akan membentuk seorang bayi perempuan. Lain halnya bila yang membuahi sel telur adalah sel sperma yang membawa kromosom Y, maka bayi laki-laki-lah yang akan terbentuk. Pada hal ini, calon ayah-lah yang sebenarnya menentukan jenis kelamin bayi.
Sel telur yang telah dibuahi akan mebelah dua menjadi 2 sel, kemudian 4 sel dan kemudian terus membelah sambil bergerak meninggalkan tuba falopi menuju rahim. Saat ini, dengan perkiraan kasar terdapat 30 sel hasil pembelahan. Kumpulan sel tersebut dinamakan morula, dari bahasa Latin yang berarti anggur.

Minggu Ke-3
  • Calon Ibu
Kira-kira 7 hari setelah fertilisasi, morula akan tertanam di lapisan dalam rahim (endometrium). Secara formal hal ini dapat dikatakan sebagai suatu kehamilan. Kelompok sel tersebut akan semakin matang dan menjadi blastokista, substansi yang akan men-stimulasi terjadinya perubahan dalam tubuh calon ibu termasuk terhentinya siklus menstruasi.
  • Janin Bayi
Selama minggu-minggu awal kehamilan, bayi akan berkembang pesat. Setiap hari pasti akan terjadi perubahan besar. Hanya dalam waktu 7 hari, sebuah sel akan menjadi suatu kelompok berisi ratusan sel. Walau secara kasat mata bahkan dengan bantuan mikroskop tetap sulit dilihat, sel-sel ini telah mengatur dirinya sendiri dengan benar. Sebagian membentuk embrio, sedangkan yang lain menjadi struktur penyokong yang memberi nutrisi kepada embrio. Bagaimana hal ini terjadi masih menjadi misteri bagi para ahli.

Minggu Ke-4
  • Calon Ibu
Meskipun kehamilan bisa diketahui sendiri, namun tes darah yang mampu membuktikan kehamilan secara akurat, terutama pada minggu-minggu ini. Hal ini disebabkan adanya blastokista yang akan mengeluarkan sejumlah hormon kehamilan (Human Chorionic Gonadotrophin / hCG). Hormon ini dapat terdeteksi dalam darah. Urin juga dapat digunakan untuk men-tes hormon ini, namun hasilnya tidak seakurat tes darah.
  • Janin Bayi
Pada minggu ini blastokista yang tadinya berbentuk seperti bola mulai berubah menjadi sebuah embrio. Embrio ini dibedakan menjadi 3 jenis lapisan yang nantinya membentuk 3 jenis jaringan, yaitu:
  1. Endoderm: lapisan terdalam yang akan membentuk paru-paru, hati, sistem pencernaan dan pankreas
  2. Mesoderm: lapisan tengah yang akan membentuk tulang, otot, ginjal, pembuluh darah dan jantung
  3. Ektoderm: lapisan terluar yang akan membentuk kulit, rambut, lensa mata, email gigi dan sistem saraf
Keseluruhan sel dalam setiap jaringan akan bergerak mengelilingi untuk menuju tempat masing-masing dan bentuk bakal kepala embrio akan meruncing seperti tetesan air mata.

Minggu Ke-5
  • Calon Ibu
Tanda utama kehamilan adalah tidak menstruasi sekitar 2-3 minggu setelah konsepsi. Namun ketiadaan menstruasi (amenore) ini bisa juga disebabkan oleh hal-hal lain. Untuk memastikan perlu dilakukan tes urin sehingga dokter dapat menaksir perkiraan hari persalinan dihitung semenjak hari pertama siklus menstruasi terakhir.
Kehamilan biasanya terbagi dalam periode, yang dikenal sebagai triwulan, yaitu:
  1. Triwulan I : berlangsung hingga minggu kehamilan ke-13. Pada masa ini terjadi perkembangan janin yang cepat. Pada masa ini risiko keguguran juga termasuk tinggi.
  2. Triwulan II : berlangsung dari minggu ke-14 hingga minggu kehamilan ke-27
  3. Triwulan III : berlangsung dari minggu ke-28 hingga masa kelahiran
  • Janin Bayi
Pada saat ini janin dalam rahim sang ibu telah memiliki bentuk yang lebih jelas. Janin telah memiliki bagian atas bawah, kanan kiri, serta depan belakang. Di daerah punggung terdapat suatu celah melengkung yang akan membentuk struktur seperti tabung silinder yang disebut neural tube (tabung saraf). Dalam perkembangannya, pada tabung ini akan terbentuk sumsum tulang belakang dan otak. Bagian atas dari tabung tersebut akan meluas dan mendatar untuk mebentuk otak depan. Selain itu di bagian pusat janin akan terbentuk suatu tonjolan yang merupakan bakal jantung. Tonjolan tersebut akan dialiri oleh pembulu darah rudimenter (pembuluh darah yang belum sempurna).
Minggu-minggu Waspada Kehamilan

Di balik kebahagiaan menanti si buah hati, muncul berbagai keluhan yang kadang-kadang menyebalkan. Berbagai keluhan yang  berbeda-beda munculsesuai dengan tahapan usia kehamilan, Tidak perlu stress ataupun panik, kenali gejalanya, supaya Anda bisa melakukan tindakan yang tepat agar tidak membahayakan Anda dan janin. Berikut ini minggu-minggu waspada kehamilan dan gejala yang terjadi:
Mingu ke-6
  • Calon Ibu:  Gejala mual-mual mulai muncul. Waspada jika Anda muntah berat hiperemesis gravidarum). Kondisi ini cukup mengganggu karena melelahkan dan dapat menurunkan berat badan ibu.Hal ini disebabkan adanya peningkatan hormon progesteron. Biasanya isitrahat yang cukup akan membantu proses relaksasi dalam neghadapi hal-hal tersebut.
  • Janin:  Embrio berubah bentuk menjadi janin. Tabung saraf di sepanjang tulang belakang telah menutup. Di salah satu ujungnya telah terbentuk bakal otak yang akan mengisi tulang tengkorak. Sementara itu terdapat 2 buah piringan pigmen kecil yang membentuk struktur seperti mangkuk di kedua sisi kepalanya. Bagian ini disebut vesikel optikus yang merupakan bakal mata. Walaupun jantung bayi pada awalnya hanya berupa tabung kecil, namun pada tahap ini bakal jantung telah berdenyut dan tidak akan pernah berhenti hingga akhir hidup. Bakal kaki dan tangan juga mulai terlihat, demikian pula tulang ekor akan makin terlihat jelas di tahap ini.
Minggu ke-7
  • Ibu: Lima minggu setelah konsepsi, dinding rahim melunak sehingga mempermudah penanaman blastosit. Pada saat ini serviks (mulu tahim mulai melunak. Perubahan yang terjadi di organ dalam lain adalah penebalan lendir serviksyang akan menggumpal membentuk sumbat (plug) dalam saluran mulut rahim. Nantinya lendir ini akan dikeluarkan sesaat sebelum proses persalinan, yaitu saat serviks mulai membuka (hal ini disebut show).  Kadang kepala terasa berputar-putar, pusing. Jangan sembarangan minum obat, konsultasi dulu dengan dokter kandungan Anda.
  • Janin: Di minggu ini terjadi perubahan pada tubuh, wajah, dan kaki bayi. Saluran pencernaan janin mulai terbentuk dan usus depan telah terlihat. Bentuk tulang ekor juga jelas terlihat namun akan menghilang di minggu ke-10 atau 11. Paru-paru juga mulai berkembang sementara itu tali pusat akan berkembang setelah plasenta dewasa. Selain itu telah terbentuk pula bakal wajah, sedikit pigmentasi pada iris mata dan lubang pada mulutnya. Seminggu setelah pembentukan bakal kaki, maka bakal lengan justru telah dapat dibedakan menjadi segmen tangan dan bahu.
Minggu ke-8
  • Ibu: Walauoun rahim mulai membesar, perubahan ini biasanya belum terlihat dari luar. Yang lebih dahulu mendeteksi perubahan ini secara umum adalah dokter. Dokter akan meraba pembesaran saat melakukan pemerikasaan panggul. Biasanya ukuran baju sang ibu mulai membesar karena pinggang terasa mulai adanya pengetatan akibat membesarnya janin yang tumbuh. Susah ke belakang? Wajar saja. Yang penting banyak makan makanan berserat, seperti sayur, buah dan biji-bijian.
  • Janin: Pada ujung-ujung tubuh yang sedang berkembang, mulai terbentuk bakal jari tangan dan kaki, sedangkan bakal lengan akan sedikit fleksi (membengkok) pada bagian pergelangan dan siku. Pada bagian sisi lehernya nampak bakal telinga luar yang mulai tumbuh, begitu pula halnya bakal bibir atas dan ujung hidung pada wajahnya. Bakal mata janin masih saling berjauhan satu sama lain, namun bakal kelopak mata mulai terbentuk mengitarinya. Dalam tubuh janin, usus halus tampak panjang sekali sehingga rongga perut tidak mampu menampung. Beberapa akan menonjol ke tali pusat janin yang disebut hernia (penonjolan) fisiologik.
Minggu Ke-9
  • Calon Ibu: Pada saat in hormon kehamilan hCG sedang berada di posisi puncak sehingga sang ibu akan mengalami beberapa perubahan. Kulit wajah sang ibu akan terasa lebih halus dan kencang walau mungkin akan sedikit berjerawat pula. Rambut sang ibu akan terasa lebih kering dan payudara terlihat sedikit mengencang, terkadang padat, atau sedikit nyeri bila ditekan. Pada saat ini pula cairan keluar dari vagina dalam jumlah bervariasi.
  • Janin Bayi: Punggung bayi saat ini akan sedikit menegak dan tulang ekornya akan sedikit memendek. Proporsi kepala masih lebih besar dari anggota tubuh lainnya dan bagian kepala masih menekuk ke arah dada. Kedua mata bayi telah berkembang dengan baik namun masih ditutupi oleh membran kelopak. Selain itu bayi sudah dapat melakukan gerakan-gerakan kecil setelah otot-ototnya mulai berkembang dan perubahan ini dapat dilihat melalui USG. Anggota badan lainnya juga muali berkembang, seperti perkembangan lengan dan jari tangan lebih cepat daripada tungkai dan jari kaki. Pada tahap ini, telapak tangan janin telah memiliki batas jari tangan yang jelas. Kelima jari tangan tampak terpisah satu sama lain.
Minggu ke-12
  • Ibu: Mungkin terjadi saat gosok gigi akan berdarah. Bila berkali-kali terjadi, kunjungi dokter gigi, dan katakan Anda sedang hamil.
  • Janin: kantung ketuban telah berisi 50 cc cairan, yang siap melindungi janin dari berbagai benturan dan guncangan. Saat ini jani sudah dapat menyerap dan mengeluarkan cairan.
Minggu ke-20
  • Ibu: Perut makain membesar, sakit pinggang mulai menyerang. Lakukan relaksasi, olahraga, dan biasakan sikap tubuh yang benar.
  • Janin: Kini beratnya sekitar 250 gram dan panjang 16 cm. kulit janin mulai dilindungi verniks kaseosa, sejenis lapisan berlemak.
Minggu ke-26
  • Ibu: awal-awal trisemester terakhir, kaki tampak dipenuhi spider vein yang tak sedap dipandang. Kontrok berat badan Anda, olahraga yang mengaktifkan kaki, dan konsumsi makanan berserat.
  • Janin: Kini paru-paru janin makin lebih baik digunakan untuk bernapas, sehingga bila terpaksa lahir premature, kemungkinan bisa survive.
Minggu ke-33
  • Ibu: Anda mulai sering merasakan kram pada kaki di tengah malam saat tidur. Minta bantuan suami menekuk telapak kaki yang kram ke arah tubuh.
  • Janin: Anda bisa merasakan gerakan-gerakan melintang janin pada perut. Ini pertanda janin sedang menyesuaikan posisi yang tepat untuk proses kelahiran.

 





Telah dibaca :

Web Sites Counters


Tahapan Perkembangan Kehamilan Baca selengkapnya...

Edukasi Pikiran Bawah Sadar Anak

Kita semua tahu bahwa manusia mempunyai dua macam bentuk pikiran yaitu pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Pikiran sadar mempunyai fungsi mengidentifikasi informasi yang masuk, membandingkan dengan data yang sudah ada dalam memori kita, menganalisa data yang baru masuk tersebut dan memutuskan data baru akan disimpan, dibuang atau diabaikan sementara.

Sementara itu pikiran bawah sadar yang kapasitasnya jauh lebih besar dari pikiran sadar mempunyai fungsi yang jauh lebih komplek. Semua fungsi organ tubuh kita diatur cara kerjanya dari pikiran bawah sadar. Selain itu nilai-nilai yang kita pegang, sistem kepercayaan dan keyakinan terhadap segala sesuatu juga disimpan di sini. Memori jangka panjang kita juga terdapat dalam pikiran bawah sadar.

Pernahkah anda perhatikan seorang anak kecil yang akan tidur dan selalu mencari bantal ”kumal” kesayangannya ? Darimanakah pikiran ini muncul dalam benaknya ? Siapakah yang mengendalikannya ? Itulah hasil kerja pikiran bawah sadar.

Pikiran bawah sadar mengendalikan hampir sembilan puluh persen pemikiran dan tindakan kita. Ingin contoh nyata ? Baiklah, bayangkan tiba-tiba di depan anda saat ini, pada jarak kurang lebih 3 meter, anda melihat sekelebat bayangan yang mirip seperti bentuk ular. Anda menajamkan pandangan untuk melihat lebih jelas dan ternyata …… memang benar …. itu ular kobra yang tampaknya kelaparan. Tubuhnya yang sebesar paha orang dewasa bergerak lambat namun pasti. Suaranya mendesis membuat bulu kuduk berdiri, pandangan matanya sangat bengis dan gigi taringnya mencuat keluar disertai lidahnya yang menjulur-julur siap menerkam apapun yang bisa membuatnya kenyang. Apa yang akan anda lakukan ?

Yaa …. hampir sebagian besar dari kita akan memutuskan untuk lari. Ooops maaf jika anda wanita, anda akan berteriak dulu, bukan ? Baru setelah itu lari. Mengapa ? Karena sebagian besar dari kita tidak pernah tahu bagaimana menaklukkan kobra. Bahkan seandainya tahupun kita lebih baik lari dan mencari bantuan daripada melawannya bukan ?

Bagaimana jika seandainya anda dari kecil sudah diberitahu bahwa kobra itu mendatangkan rejeki. Orangtua anda mengatakan bahwa rumah yang ditempati sekarang adalah hasil dari berjualan kobra. Apakah anda akan lari jika menemui kobra di depan anda ? Tidak bukan ! Anda pasti berpikir ” wah ini rejeki, tanpa dicari muncul di depan mata ”.

Apa yang membedakan situasi di atas ? Yang membedakan adalah program pikiran yang ada dalam pikiran kita. Program tersebut mengendap dalam bawah sadar dan akan terpicu keluar oleh suatu kejadian tertentu. Ada banyak sekali program di dalam bawah sadar kita. Pernahkah anda memperhatikan program seperti apa yang masuk dalam pikiran kita setiap harinya ?

Pikiran bawah tidak bisa menolak apapun yang anda masukkan melalui kelima panca indera anda. Bahkan hal-hal yang tidak anda perhatikan secara sadar akan terekam dalam pikiran bawah sadar.
Bagaimana dengan anak-anak kita ? Kebanyakan orangtua sekarang sibuk memberikan ’makanan’ pada ’pikiran’ sadar anaknya. Anak usia 3 tahun – 4 tahun sudah dibawa pergi ke tempat les bahasa inggris, les mandarin, les menulis, membaca dan lain sebagainya.
 
Mereka mengatakan itu sudah tuntutan jaman. Oh ya…. jaman yang mana ? Dan tuntutan seperti apa persisnya ? Pernahkah anda secara serius memikirkan apa yang sebenarnya dituntut oleh anak-anak kita ? Dan apa yang sebenarnya dituntut oleh sebuah kehidupan sukses ?

Marilah kita lihat sekeliling kita, ada banyak orang yang menguasai bahasa Inggris dengan bagus ( apalagi di Inggris dan Amrik sono ) tetapi tidak punya pekerjaan. Dan ada banyak orang juga yang hanya lulusan SMU dan kurang bisa bahasa Inggris tetapi sukses luar biasa ! Ada banyak sarjana S1, S2 bahkan S3 yang hidupnya biasa-biasa saja.

Apakah artinya itu ? Itu semua artinya adalah netral. Kesemuanya itu adalah variabel. Variabel bisa bernilai benar ataupun salah. Seperti x + 2 = 5 akan benar jika x diganti dengan angka 3 dan akan salah jika x diganti dengan angka 4 atau 8. Bahasa Inggris, Mandarin, gelar sarjana, IQ tinggi, masuk sekolah top dan nilai IP tinggi adalah variabel. Tidak menjamin 100% hidup akan sukses !

Lalu apa yang menjadi variabel tetap ? Apakah ada ? Tentunya ada. Lihatlah kehidupan ratusan milyuner dalam dan luar negri, pelajarilah dan tariklah kesimpulan adakah variabel tetapnya ?
Satu hal pasti yang dimiliki oleh mereka semua adalah konsep diri sehat. Di manakah konsep diri sehat ini tersimpan ? Dalam pikiran bawah sadar.
 
Inilah yang harus kita jaga dalam diri setiap anak. Dengan konsep diri sehat hampir semua hal dapat dilakukan oleh seorang anak yang tumbuh menjadi dewasa. Jika kita berbicara konsep diri sehat kita bicara diri ideal sehat, citra diri sehat dan harga diri sehat. Dan jika kita bicara tiga hal ini kita bicara seorang yang memiliki impian, yang bersedia mewujudkannya dalam kehidupan nyata dengan apapun yang ada di tangannya. Kita bicara mengenai semangat tinggi, keyakinan dan kepercayaan positif, kreativitas tanpa henti, keuletan, keberanian menempuh perjalanan hidup, ketegaran seorang manusia dan kemampuan untuk mempelajari apapun juga yang diperlukan untuk sebuah kesuksesan !!

Apakah konsep diri positif ini bisa dikondisikan ? Ya !!! Anda bisa menciptakan kondisi yang mendukung. Caranya adalah dengan memahami bagaimana konsep diri ini tertanam dalam pikiran bawah sadar. Konsep diri tertanam dalam pikiran bawah sadar melalui pengulangan, pengalaman, tradisi dan model dari figur yang memiliki otoritas di mata anak.

Perhatikanlah apa yang berulang kali anda lakukan, ucapkan dan pikirkan terhadap anak-anak. Itulah yang nantinya akan membentuk mereka. Dari bahan dasar ini mereka akan mengembangkan diri mereka melalui pergaulan dengan lingkungan.

Mengapa bayi 1 tahun belajar berdiri dan berjalan ? Karena sejak ia bisa menggunakan matanya ia melihat orang-orang di sekitarnya berdiri ditopang kedua kaki dan berjalan. Cobalah anda bayangkan bagaimana jika sang bayi hanya melihat orang merangkak sejak ia bisa menggunakan matanya untuk melihat.

Sejauh apakah pengaruh program pikiran bawah sadar ? Program pikiran bawah sadar akan menentukan sukses tidaknya kehidupan seseorang. Dengan cara lain bisa dikatakan kehidupan yang dijalani seseorang adalah perwujudan dari program yang ada di bawah sadarnya dalam tingkat tertentu. 

Pastikan bahwa tindakan / perlakuan dan ucapan / perkataan anda ke anak-anak mempunyai pengaruh yang positif bagi perkembangan dirinya. Karena itulah yang akan membentuk dirinya kelak.


 

source : hypnoparenting.com





Telah dibaca :
free counter
free counter
Edukasi Pikiran Bawah Sadar Anak Baca selengkapnya...